Diary Anak Kaku

Css Options (Boxed and Snippet)

  • Home
  • Trending
  • Books
  • Architecture
  • contact

Kita berjumpa lagi dengan nama tahun yang berbeda lagi kali ini. 2021 tidak terasa sudah berjalan 1 bulan lebih. Setiap tahun pasti memiliki identitas sendiri. 2020 contohnya tahun tersebut memperkenalkan dirinya terhadap manusia sebagai sebuah perkenalan yang membuat manusia mulai sadar bahwa kehadiran mereka mempercepat waktu akan sebuah peradaban bumi ini. Di tulisan ini aku ingin sedikit memberikan kredit terhadap tahun 2020, sebab tanpanya "kita" manusia akan selalu berpikir bahwa kita selalu maju, waktu selalu maju, "kita" selalu benar terhadap apa yang kita percaya benar. Sayangnya tidak ada yang mengatakan benar secara gamblang sejak ribuan tahun yang lalu. Setiap kata benar dan salah selalu ada konsekuensi masing-masing.

Sebelum ini aku sering mendambakan akan hari esok, karena aku merasa setiap hari merupakan hari yang penuh pertanyaan dan rutinitas yang sama. Tapi suatu waktu otaku mengatakn "euruka!, kau tidak akan pernah mendambakan masa depan, kau belum hidup disana, yang kau dambakan selama ini adalah saat ini". Kata terebut terlintas di benakku sejenak, dan membuatku sedikit agak tenang. Konsep "kebenaran" ini baru kutemukan beberapa jam yang lalu. Sementara ini aku ingin berpegang pada hal itu, seperti yang kukatan sebelumnya bahwa di dunia ini tidak ada kebenaran dan kesalahan mutlak jadi mungkin nanti apa yang aku yakini akan berubah seiring aku tua.
  • 0 Comments

-Kata orang seorang penulis bisa menulis kapan saja walau di kepala ide sedang asat. apa iya??

Halo hari Senin, saya mulai nulis lagi akhirnya saudara-saudara. Entah apa yang dibenak saya selama ini, kadang sudah dapat materi menulis dan juga ada waktu malah yang nyapa si nunda. Lama - lama sering dihampiri dengan si nunda- nunda ini. Yasudah walhasil tidak ada yang dikeluarkan. Ya begini kalau jadi penulis amatir, jarang nulis tapi sekali nulis basa-basinya banyak. Ealah.. Tapi karena ini di blog saya sendiri jadi saya yang punya aturan sendiri, itu di halalkan saja di sini. Jadi sebenernya saya ini mau hanya mau nyapa saja blog yang sudah agak lama ini nganggur ditambah ingin menghangatkan lagi suasana liburan ini. Jadi sebenernya saya ini seorang mahasiswa disuatu Perguruan Tinggi Negeri . Itu bukan hal yang penting cuma harus saya tulis karena bahasan saya nanti tidak jauh-jauh dari itu. Yup mahasiswa, adalah sebutan bagi orang-orang yang sedang menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi yang nantinya diharapkan dapat gelar diakhir kuliahnya, yang konon katanya orang-orang ini kelak akan dipeta-petakan di dunia kerja yang serba cepat ini.
Setelah liburan Idul Fitri kemarin, saya memutuskan untuk pulang kampung ke Jogja dengan harapan dapat istirahat sejenak dari dunia kampus serta melepas rindu dengan keluarga tercinta di Jogja. Walaupun tidak banyak yang bisa dilakukan di waktu liburan tapi cukup memberikan saya sedikit pencerahan. Karena setelah sekian waktu tidak ketemu dengan anak-anak Jogja, saya jadi agak kagok terhadap teman-teman saya, ketika saya sadar bahwa ternyata anak-anak sepermainan saya sudah banyak yang mulai terlihat arah anginnya, walaupun tidak terlalu jelas. Liburan tahun ini memang agak beda rasanya, yang mungkin dulu punya jatah waktu luang banyak, tapi sekarang kata magang sudah tak asing lagi didengar di dalam obrolan kita. Yang dulu sering ngomong ngalor ngidul sekarang yang dibicarakan kalau ya tidak masalah yang lebih crucial yang dulu dianggap gengsi ketika dibicarakan namun jadi hangat ketika membicarakan itu ditambah dengan teh anget, martabak manis, dan rame-rame. Yagitulah namanya juga hidup, kaya air  aja gak kerasa udah sampe sumur ngalirnya. Sebagai bukan seorang anak magang saya sebenernya agak gak pantes sih kalau ngomongin jauh-jauh, takutnya malah penggiringan opini, tapi ya paling tidak saya masih bisa nulis. Iya nulis, walaupun bukan cerita saya sendiri tapi paling tidak apa yang saya alami mungkin juga dialami kawan yang ada di luar sana yang semisal bingung mengisi waktu liburan nya seperti saya, banyak yang dapat dilakukan contohnya ya nulis di blog, atau yang gak suka masak coba lah belajar masak walaupun gak enak, ataupun nulis walaupun ya yang baca juga gak banyak-banyak amat.

Cukup sekian dari saya Wassalam..
  • 0 Comments

Jika aku diberi pertanyaan.. tempat yang paling memiliki makna dalam hidupku itu dimana.. aku pasti akan menjawab my room which is kamarku.. 
Aku menganggapnya kamar memiliki dampak yang luar biasa bagiku.. dalam memikirkan sesuatu.. dalam memutuskan sesuatu.. bahkan hampir semuanya kerja keras kulakukan dikamar.. kamarku seperti naungan tersenderiri yang kucipatakan untuk mengisi hari2 ku ketika ku pulang dari hiruk pikuk dan penatnya dunia luar.. tempat dimana aku bisa berpikir jernih tanpa ada yang mengintrupsi...
Aku baru sadar bahwa selama ini semua yang kujalani diluar ruangan.. sangat memiliki dampak yang besar dari hasil aku berdiam dikamar.. berdiam bukan berarti tidak melakukan apa2 tapi berdiam disini adalah tinggal dikamar untuk melakukan sebuat kegiatan tertentu..

Entah apa yang berbeda dari setiap kamar yang aku tinggali.. namun setiap kamar itu tetap akan jadi sebuah kamar yang masih meninggalkan identitas nya bahwa kamar itu pernah atau masih menjadi kamarku.. aku melihat kamar bukan hanya sebuah ruang yang mempunyai delapan sisi sisi saja ataupun sebuah ruang empat dimensi.. aku melihat kamar seperti sebuah warna, bau, nuansa, dan cerita.. tempat ini adalah satusatunya tempat saksi bisu ku dalam lahirnya sebuah ide, tangisan yang tak henti2nya, ekspresi yang selalu kubuat didepan cermin, tempat dimana aku bekerja sampai larut, maupun sebagai tempat penaruh lelah dan penat, kamar ku seperti rumah ku.. rumah yang saat ini satu satunya harta yang aku punya.. tempat dimana aku merasa aman.. tempat dimana sebuah tulisan ini kutandakan untuk dia..
  • 0 Comments

Moving on.. is something that not a lot of people were talked about.
Pertama aku cuma bilang bahwa moving on itu sesuatu hal yang pasti akan terjadi pada setiap manusia, dan kita pasti melaluinya. Kadang kita gak nyadar bahwa ternyata hidup ini udah menuntun kita sampai sejauh ini yang mana tanpa kita sadari kita udah berjalan jauh, bahkan kita terkadang gak menyadari apa yang barusan kita lewati, hanya terlintas saja. Entah karena kita terlalu menikmati perjalanannya atau memang karena kita terlalu fokus akan tujuan kita. Yang pasti itu semua pasti kita lalui. Ada momen-momen dimana kita harus melewati sebuah transisi dalam hidup, ''perubahan'' iya dari yang awalnya ulet jadi kupu-kupu, dari biji jadi tumbuhan, dari muda jadi tua, semua itu pasti mengalami transisi yang setiap perubahan nya selalu memiliki perbedaan dan karakternya masing-masing. Itu pun yang saat ini aku alami, 'transisi' dan berlanjut ke 'moving on'. Kadang untuk sekedar membayangkan prosesnya itu terlihat sangat seperti lumrah terjadi. Tapi ketika hal tersebut kita alami, seperti nya proses itu tak henti-henti nya, seperti waktu kadang melambat tiba-tiba. Entah aneh rasanya. Kadang waktu terasa cepat, tapi kadang waktu terasa lamban, aneh memang. Rasanya seperti setengah ber-paralized . Entah ini benar atau tidak, tapi faktany hal itu sedang terjadi di depan mata kita.

Ya mungkin kata beberapa orang ada benarnya, pada awalnya memang susah, bahkan ada orang yang butuh bertahun tahun untuk menyesuaikan diri akan transisi yang dialami nya, seperti ketika kepompong yang mulai keluar dari pupa nya, dia butuh beberapa waktu untuk memberikan peredaran darahnya membuka sayapnya, sehingga dia bisa terbang. The only matter is just a time. Waktu memang menyebalkan, sulit ditebak memang, kadang dimana ketika kita begitu membutuhkannya dia malah pergi, munculah kata 'kepepet', yang ketika orang selalu menunda nunda diawal dan mengerjakan semuanya di akhir. Entah itu akan maksimal atau tidak, itu sudah konsekuen yang harus diterima akan mempermainkan sang waktu. Lucu memang. Jadi aku berharap semoga kita semua yang saat ini sedang dirundung kebingungan oleh sebuah transisi itu, semoga yang di atas selalu memberi kita kekuatan dan kesabaran mengenai apapun yang akan kita hadapi kedepannya.

✌Keep Positive💛

  • 0 Comments

Jangan Berhenti Memiliki #Harapan

16 Januari 2012 pukul 4:57


 Artikel ini saya dapatkan di facebook, semoga bermanfaat

01. sy pernah ditanya tentang inti ajaran Islam, saya sampaikan bahwa Islam mengajarkan #harapan, melihat sesuatu yg tak terlihat mata :)

02. 5 dari 6 rukun iman nggak bisa dilihat mata, Allah, Rasul, Malaikat, Kiamat, Qadha-Qadar, hanya 1 yg bisa dilihat >> Kitab Al-Qur'an :)

03. karna itulah Islam mengajari ummatnya untuk tidak hanya percaya pada yg didepan mata, tapi juga #harapan yang nggak diliat dgn mata

04. dengan #harapan pahala seseorang rela berlapar puasa, menahan yang halal baginya karena Allah menjanjikan yg lebih baik :)

05. dengan #harapan mendapatkan yang lebih baik dan lebih banyak, seseorang meminjamkan hartanya pada Allah dan mennginfakkan harta :)

06. seseorang bisa menahan sengsara karena punya #harapan, tapi tak ada yg bisa merasakan bahagia tanpa #harapan :)

07. tanpa makan, manusia bisa bertahan hidup lumayan lama, 2 harian masih kuat >> tapi tanpa #harapan? >> 5 menit loncat dr lantai 5

08. Rasul pun bersabda dalam satu hadits bahwa "Harapan (cita-cita) adalah rahmat (kasih sayang) Allah bagi ummat Rasulullah" :)

09. "kalau tak ada harapan, seorg ibu takkan menyusui anaknya, dan petani takkan menanam tanaman keras (tahunan)" bgt ucap Nabi saw :)

10. #harapan memberikan alasan bagi kita untuk terus maju, terus melakukan apa yang harus kita lakukan :)

11. apa yang terjadi pada permainan sepakbola apabila tak ada #harapan (gol)? >> permainannya nggak akan menarik :)

12. sama seperti penambang emas terus menggali dgn #harapan, "kalo saya berhenti skrg, pdhl mungkin saja 10 cm lg ada emas, bakal nyesel!"

13. kl kerja mterasa menjemukan, berarti kt kurang #harapan :) >> org yg kerja krn #harapan naik haji pekerjaannya akan terasa fun :D

14. harapan membuat halangan terasa ringan, walau sakit tetep brangkat ngisi, krn #harapan pahala dan kebaikan dari Allah :)

15. wajar kalo napoleon pernah bilang "kerjaan pemimpin adalah jualan #harapan", krn kl pemimpinnya juga putus harapan >> bubarlah semua!

16. karna itulah pemimpin harusnya adalah orang yang paling besar #harapan (cita-citanya) paling tinggi dan paling visioner :)

17. #harapan juga bisa dibagi 2, #harapan yg hanya terbatas di dunia dan #harapan yang nyambung sampe akhirat :)

18. dan hanya mukmin yang diajari memperpanjang #harapan mereka sampe ke akhirat, maka visinya lebih panjang :)

19. karena #harapan kaum muslim bukan sekedar hanya di dunia, SEHARUSNYA kita lebih semangat, lebih tangguh dari yang sekedar dunia doang!

20. Allah dan Rasul-Nya nggak memberikan #harapan yang tanggung2 kepada mukmin, dari awal memang selalu begitu, kita dijanjikan yg besar2 :)

21. muhammad al-fatih diberi #harapan menaklukkan Konstantinopel dan menjadikan dia mengangkat 72 kapal! :)

22. para shahabat diberi #harapan dengan surga disisi Rasulullah saw, dan liat aja sepak terjang mereka :)

23. sekarang kita dikasi #harapan berupa bangkitnya Islam, Khilafah yang kedua kalinya :) >> apa yang mau kita lakukan sekarang? :)

24. terlebih lagi ini adalah #harapan krn Allah dan Rasul yang menyampaikan, harusnya lebih besar dari skedar #harapan akan dunia :)

25. jangan berhenti berharap, #harapan bangkitnya Islam insya Allah mengantarkan kita utk berjuang, dan satu saat nanti, akan terbukti :)

26. maka kl kita capek, futur #harapan, coba pikirkan "bagaimana kalo besok Allah memenangkan perjuangan ini?" >> nyesel kan? sayang kan? :)
  • 0 Comments
Postingan Lama Beranda

Arsip Blog

Labels

About Me Book Review Bookish Calender DIY Gagas life Movie Watced Random social life Story Tips

instagram

Created By ThemeXpose | Distributed By Blogger

Back to top